Rabiulawal 1435

Awal Bulan Rabiul Awal 1435 di Dunia Islam

Berbagai media massa melaporkan bahwa awal bulan Rabiul awal 1435 terjadi perbedaan. Sebagian harian yang terbit di kawasan Timur Tengah menyebutkan bahwa awal bulan Rabiul awal 1435 H jatuh pada hari Kamis 2 Januari 2014. Hal ini sebagaimana dimuat di media massa Timur Tengah yang terbit pada hari Kamis 2 Januari 2014 bertepatan dengan tanggal 1 Rabiul awal, seperti Saudi Gazette (Saudi Arabia), Al-Ahram (Mesir), al-Ayam (Bahrain), al-Sharq (Qatar), dan al-Bayan (Uni Emirat Arab).

Berdasarkan data hisab di Mekah ijtimak terjadi pada hari Rabu, 1 Januari 2014. Matahari terbenam (sunset) pada pukul 17.53 LT dan bulan terbenam (moonset) pada pukul 18.05 LT. Ketinggian hilal = +02 derajat 02 menit 56 detik. Jika menggunakan teori wiladatul hilal yang dikembangkan Taqwim Ummul Qura maka data tersebut sudah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan sehingga awal bulan Rabiul awal 1435 jatuh pada hari Kamis 2 Januari 2014. Ketentuan ini juga dimuat dalam Taqwim al-Haramain 1435/2014 yang menetapkan awal bulan Rabiul awal 1435 jatuh pada hari Kamis 2 Januari 2014. Sementara itu para pemburu hilal yang melakukan observasi pada hari Rabu 1 Januari 2014 mayoritas tidak berhasil melihat hilal kecuali John Caldwell berhasil melihat hilal dengan binokuler di McDonald Observatory. Sebagian yang lain menetapkan awal bulan Rabiul awal 1435 jatuh pada hari Jum’at 3 Januari 2014 seperti dimuat dalam harian Al-Fajr (Al-Jazair), At-Tajdid (Maroko), dan Al-Watan (Oman). Islamic Crescents’ Observation Project melaporkan pada hari Jum’at 2 Januari 2014 para pemburu hilal juga melakukan observasi sebagian besar mereka berhasil melihat hilal, seperti Martin Elaesser (Jerman), Gerhard Ahmad (Jerman), Mourad Bahamidi (Al-Jazair), Abu Ruhul Hassan (Bangladesh), M. Al-Majari (Hungaria), Alireza Mehrani (Iran), Mohammad Al-Harbi (Kuwait), Kassim Bahali (Malaysia), dan M. Saleh al-Saab (Saudi Arabia).

Di kawasan ASEAN mayoritas media menyatakatan bahwa awal bulan Rabiul awal 1435 jatuh pada hari Jum’at 3 Januari 2014. Hal ini sebagaimana dimuat di harian UTUSAN (Malaysia), Berita Harian (Singapura), Kementerian Hal Ehwal Ugama Negara Brunai Darussalam, dan Republika (Indonesia). Kalender Muhammadiyah 2014, Taqwim Standar Indonesia 2014, dan Almanak Islam 1435 (Persis) juga menetapkan awal Rabiul awal 1435 jatuh pada hari Jum’at 3 Januari 2014 karena data hisab menunjukkan belum memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh teori wujudul hilal dan visibilitas hilal. Dengan kata lain kebersamaan awal bulan Rabiul awal 1435 di kawasan ASEAN dikarenakan data hisab tidak memenuhi teori visibilitas hilal dan wujudul hilal serta tidak ada laporan keberhasilan observasi hilal di berbagai tempat pengamatan hilal.

Bukit Angkasa, 1 Rabiul awal 1435/3 Januaril 2014, pukul 03.00 WIB

Susiknan Azhari

Sumber Foto : Dokumen Museum Astronomi Islam

Website Resmi Museum Astronomi