Apa Kata Mereka Tentang Studi Astronomi Islam

13 Agustus 2018

“Buku terbaru (2017) karya Prof. Dr. H. Susiknan Azhari ini karya dengan informasi dan dokumentasi perkembangan studi ilmu falak kontemporer. Buku ini tidak saja berharga bagi perkembangan keilmuan falak, tetapi juga sangat penting dibaca bagi yang ingin mengetahui dinamika ilmu falak saat ini”.

(Dr. H. Agus Moh. Najib, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Buku bertajuk “Studi Astronomi Islam Menelusuri Karya dan Peristiwa” merupakan buku pertama yang berjaya merekodkan pengajaran dan pembelajaran ilmu falak atau astronomi Islam di peringkat pengajian tinggi di Malaysia dan Indonesia. Penyusunnya telah berjaya membuat liputan lengkap tentang perkembangan ilmu falak yang sudah dan sedang berlangsung di kedua-dua negara. Bagi saya, buku ini amat penting dimiliki para pengkaji yang ingin melihat perkembangan ilmu ini dari jalur akademik di rantau Asia Tenggara. Tahniah kepada penulis”.

(Prof. Madya. Dr. Ibnor Azli Ibrahim, Pusat Fiqh Kontemporer dan Pematuhan Universiti Kebangsaan Malaysia).

“Buku yang luar biasa. Lahir dari ketelatenan dan kesabaran. Semoga penyusunnya dianugerahi panjang umur, sehat dan afiyat, untuk menyebar keberkahan ilmu dengan melahirkan karya berikutnya yang bermanfaat. Amin.”

(Dr. H. Abd. Salam Nawawi, Dosen Ilmu Falak UIN Sunan Ampel Surabaya).

“Saya senang sekali ada tokoh yang produktif menulis tentang segala hal berkaitan dengan perkembangan Ilmu Falak di Indonesia. Ini sangat monumental, penyelamatan ilmu dan sejarah. Semoga menjadi jariyah.”

(H. Wahyu Widiana, M.A., Dosen Ilmu Falak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Tokoh Senior Falak Indonesia)

“Membaca buku studi astronomi Islam seolah masuk perpustakaan yang isinya buku-buku dan dokumen peristiwa yang berkaitan dengan astronomi Islam abad modern. Sangat membantu bagi akademisi dan masyarakat umum yang berniat menelusuri dan meneliti literatur dan peristiwa yang terkait astronomi Islam lebih lanjut”.

(Marwadi, M.Ag, Dosen Ilmu Falak IAIN Purwokerto).

“Buku ini memberi gambaran cukup lengkap tentang dinamika dan perkembangan astronomi Islam era modern, khususnya di Indonesia dan Malaysia. Kezuhudan Prof. Susiknan mengumpulkan dan menganotasi  karya-karya dan artikel-artikel  terkait astronomi Islam serta peristiwa-peristiwa astronomi yang pernah dilakukan (baik di Indonesia maupun mancanegara) menjadi sisi unik  dan istimewa buku ini, dimana hal serupa tampaknya belum pernah dilakukan di Indonesia. Oleh karena itu buku ini patut dijadikan sumber informasi dan rujukan bagi para pengkaji astronomi  Islam era modern”.

(Dr. H. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A, Kepala Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

“Jejak perkembangan hisab rukyat di Indonesia  dibukukan dengan judul “Studi Astronomi Islam Menelusuri Karya dan Peristiwa”. Buku ini bermanfaat bagi manusia yang hidup tidak sezaman dengan pendahulu. Kalaupun belum lengkap namun rintisan menelusuri tapak-tapak itu diperlukan untuk mengevaluasi kegiatan yang pernah berlangsung”.

(Dr. H. Moedji Raharto, Pemerhati Kalender Islam dan dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung).

“Buku ini sangat baik dan sangat bermanfaat untuk mengetahui sejarah perkembangan ilmu falak”.

(K.H. Slamet Hambali, M.SI, Anggota Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan dosen Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang).

Penelusuran sejarah yang dilakukan Prof. Dr. Susiknan Azhari sungguh luar biasa. Ini merupakan kerja intelektual yang sungguh tidak mudah. Buku ini penting untuk menjadi bacaan wajib para pengkaji astronomi Islam. Bahasanya sederhana dan mudah. Bagi mereka yang bukan pengkaji astronomi Islam, buku ini dapat memperkaya wawasan berkaitan dengan bidang yang biasanya ramai diperbincangkan saat penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah”

(Dr.  Ngainun Na’im, Penulis buku “The Power of Writing” dan dosen IAIN Tulungagung).

“Buku Studi Astronomi Islam Menelusuri Karya dan Peristiwa karya Prof. Dr. H. Susiknan Azhari telah menyimpan dan menyiapkan jendela untuk kita semakin bergairah mengaji dan mengkaji astronomi”.

(Sugeng Riyadi, Pendiri Observatorium As-Salam Solo).

“Dari buku ini kita dapat mengetahui perjalanan dan perkembangan studi astronomi Islam (Falak) yang berkembang di Masyarakat, khususnya di Indonesia. Buku ini sangat bermanfaat bagi para pengkaji dan peminat studi astronomi Islam yang ingin mengetahui perkembangan dan gagasan-gagasan yang berserak di sejumlah media massa”.

(Hendro Setyanto, M.Si, Pendiri Imah Noong Bandung dan Anggota Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama).

“Membaca buku ini membuat diri asyik dan larut menyenangkan hati serta mencerahkan. Sajian demi sajian seakan-akan membaca novel yang sarat ilmu sejarah yang runtut dari bab satu ke bab berikutnya kait berkait. Banyak pertanyaan yang terjawab dengan sendirinya, lebih dari itu melepas rindu bisa bertemu para tokoh astronomi”

(Firdaus AN, Dosen Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Padang Sumatera Barat).

“Bagi saya buku ini fresh banget, detail, komprehensif, enak dibaca, dan baru bagi saya dalam menguak sejarah astronomi Islam (Falak). Banyak dokumentasi karya-karya astronomi Islam yang benar-benar saya baru tahu dari buku ini, ajiib”.

(Ismail Fahmi, Kementerian Agama RI).

“Buku Studi Astronomi Islam karya Prof. Susiknan Azhari ini memberikan gambaran yang utuh tentang perjalanan para penggiat astronomi Islam di Indonesia dan Malaysia dalam seabad terakhir. Ternyata banyak juga jejak yang ditorehkan, namun tentu lebih banyak lagi yang masih menanti untuk diselesaikan”.

(Prof. Dr. Ing. Fahmi Amhar, Peneliti Utama di Badan Informasi Geospasial).

“Buku ini meronce dengan indah sekelumit sejarah perkembangan kajian ilmu falak di Indonesia dan Malaysia. Dia juga menjadi saksi nyata bahwa peradaban Islam pernah menjadi penghulu ilmu pengetahuan namun kemudian merosot ke titik nadir karena meninggalkan tradisi keilmuan dan sains itu sendiri. Ilmu Falak tidak mungkin menjadi induk dari ilmu perbintangan dan ruang angkasa seperti dahulu kala jika para pengkajinya tidak melebarkan horizon kajian dan metodologi penelitiannya. Buku ini selangkah lebih maju dalam usahanya untuk mengembalikan tradisi keilmuan dan sains Islam tersebut”.

(Prof. Drs. H. Ratno Lukito, M.A., DCL, Guru Besar dan Dewan Pakar Pusat Hisab Rukyat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

“Buku ini memberi warna baru dalam mengkaji karya tokoh-tokoh astronom modern yang masih jarang dilakukan kebanyakan peneliti saat ini, rekomendasi buku yang sangat menarik, dan bagus, memberi informasi sanad keilmuan astronom islam di era modern, sehingga khazanah sanad dapat selalu menyambung dari zaman ke zaman. Saya sangat mengapresiasi kehadiran buku ini, semoga memberi kontribusi positif untuk meningkatkan perkembangan ilmu falak di Indonesia bahkan dunia.”

(Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag,  Ketua Umum Asosiasi Dosen Falak Indonesia (ADFI) dan dosen Falak UIN Walisongo Semarang)

“Dengan hadirnya buku yang berjudul “Studi Astronomi Islam Menelusuri Karya dan Peristiwa” sangat membantu baik para akademisi dan para eneliti dalam mengembangkan kajian ilmu faak. Buku ini layak menjadi ensiklopedi astronomi Islam yang memberikan gebrakan baru dalam mendsekripsikan karya-karya astronomi Islam dari zaman klasik hingga kontemporer yang berkaitan dengan arah kiblat, awal waktu salat, awal bulan kamariah, kalender Islam, dan gerhana mulai tahun 1966 sampai 2017.”

((Dr. Muh. Rasywan Syarif, S.H.I, M.S.I,  Dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar)