Hasil Musyawarah MABIMS di Yogyakarta

18 Maret 2013

UNTUK menghindari terjadinya perbedaan dalam penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, Jawatankuasa Rukyat dan Takwim Islam Asia Tenggara mengadakan musyawarah ke-12 di Yogyakarta, 11-13 Agustus 2003/12-14 Jumadil akhir 1424. Pada saat itu pembukaan acara dilaksanakan di Bangsal Srimanganti Kraton Yogyakarta, sedangkan pelaksanaan musyawarah di Hotel Garuda Yogyakarta. Musyawarah ini dihadiri delegasi anggota MABIMS, yaitu Hj. M. Lazim bin Haji Matali, Hj. Mahadi bin Haji Tahir (Brunai Darussalam), Hj. Md. Adnan bin Md. Daud, Ust. Abdul Halim (Malaysia), Ust. Syed Ahmad Syed Muhammad, Firdaus Ahmad (Singapore), Taufiq Kamil, Wahyu Widiana, Farid Ismail (Indonesia). Adapun hasil musyawarah tersebut, diantaranya :
1.Meningkatkan tukar-menukar informasi diantara sesama negara anggota MABIMS dalam penentuan awal bulan Ramadlan, Syawal dan Dzulhijjah, termasuk kontak perorangan dan utusan antar sesama anggota MABIMS.
2.Melanjutkan Pendidikan dan Pelatihan Hisab Rukyat dan Cerapan Anak Bulan sebagaimana telah diselenggarakan di ITB Bandung dan ILIM Kuala Lumpur Malaysia. Untuk yang akan datang direkomendasikan dan disepakati di Brunai Darussalam dan sebagai cadangan di Malaysia pada tahun 2005
3.Meningkatkan kualitas ketrampilan dan pelaporan cerapan anak bulan
4.Meningkatkan tukar menukar informasi tentang hisab rukyat
5.Hasil Musyawarah dapat disebarluaskan ke seluruh masyarakat.
6.Pelaksanaan Musyawarah Jawatankuasa Penyelarasan Rukyat dan Taqwim Islam ke-13 direkomendasikan di Republik Singapura, dengan catatan akan dikonsultasikan dahulu dengan Majelis Ugama Islam Singapura.

Bukit Angkasa, 6 Jumadil awal 1434/18 Maret 2013, pukul 03.00 WIB

Susiknan Azhari

Sumber Foto : Dokumen Museum Astronomi Islam

Leave a Reply