Pengenalan apa itu SEO dan fungsi SEO – SEO (Search Engine Optimization) adalah pengoptimal suatu website agar menjadi nomor satu di situs pencarian.
Fungsi SEO adalah salah satu ajang promosi gratis yang dilakukan untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung ke sebuah situs website, sehingga website tersebut mendapatkan target pengguna yang sesuai dengan konten SEO yang di buat
Pembagian SEO
White Hat SEO, Black Hat SEO, Gray Hat SEO
White Hat SEO
Atau yang sering disebut juga SEO putih adalah sebuah Teknik optimasi website yang dilakukan sesuai dengan aturan, pedoman dan kebijakan resmi pencari
Ciri Utama white hat SEO
Aman, Jangka Panjang, Fokus pada Konten
Black Hat SEO
Black Hat SEO adalah kumpulan Teknik manipulasi yang sengaja melanggar pedoman mesin pencari demi mendapatkan peringkat tinggi secara instan
Penerapan Black Hat SEO
1. Keyword Stuffing (Penjelahan Kata Kunci)
memasukan kata kunci yang sama secara berlebihan dan tidak natural di dalam konten hanya agar dianggap relevan oleh robot mesin pencari
Contoh: ” kami menjual sepatu murah, karena sepatu murah adalah septau murah terbaik untuk anda yang cari sepatu murah “
2. Hidden Text & Link (Text Tersembunyi)
Menyembunyikan teks atau link agar tidak terlihat oleh pengunjung, tetapi bisa dibaca oleh mesin pencari
Contoh: Menulis ratusan kata kunci dengan warna teks putih di atas latar belakang putih, atau memperkecil ukuran font hingga 0
3. PBN (Privat Blog Network)
Membangun atau membeli jaringan website “zombie” yang tujuannya hanya untuk memberikan backlink ke website Utama agar otoritas nya naik secara buatan
Contoh: Seseorang memiliki 50 website sampah yang semuanya memberikan link ke satu website jualan agar website jualan tersebut terlihat populer di mata google
4. Cloaking
Menampilkan Konten yang berbeda antar yang dilihat oleh pengunjung dengan yang dilihat oleh robot mesin pencari
Contoh: Saat google men scan website, website yang ditampilkan seperti situs ” Berita Kesehatan ” namun saat manusia membukanya ternyata situs “Judi Online”
5. Link Farming & Buying Links
Membeli backlink secara massal atau bertukar link scara otomatis dengan ribuan website tidak relevan
Contoh: Membeli paket “10.000 Backlink hanya $5” dimarket plasce ilegal
Gray Hat SEO
Atau yang sering SEO abu abu adalah Teknik optimasi website ynag tidak sepenuh nya jujur, tetapi juga tidak secara terang-terangan melanggar aturan google sampai di anggap ilegal . Untuk penerapannya biasanya dengan mencari celah di dalam alogaritma mesin pencari untuk mendapatkan hasil lebih caepat tanpa risiko sebesar Black Hat
Penerapan Gray Hat SEO
1. Membeli domain kadaluarsa (Expired Domains)
Membeli domain yang sudah tidak dipakai pemiliknya namun masih memiliki otoritas (Domain Authority) tinggi dan banyak backlink lama.
Mengapa Abu-abu? Secara teknis sah membeli domain, tapi tujuannya adalah memanipulasi otoritas secara instan.
2. Memutar Konten (Article Spinning)
Mengambil artikel milik orang lain atau artikel lama milik sendiri, lalu mengubah kata- katanya menggunakan tools AI atau sinonim agar terlihat “baru” di mata Google tanpa memberikan nilai yang nyata
Mengapa Abu-abu? Kontennya unik secara teks (bebas plagiasi), namun secara substansi tidak ada manfaat baru bagi pembaca.
3. Membayar untuk “Ulasan” (Bukan Langsung Link)
Membayar influencer atau pemilik blog untuk mereview produk Anda dengan harapan mereka memberikan link balik.
Mengapa Abu-abu? Google melarang jual beli link, tapi memberikan kompensasi untuk ulasan produk adalah hal yang lumrah di dunia pemasaran.
4. Penggunaan Media Sosial Buatan
Membuat banyak akun media sosial untuk membagikan konten website secara masif agar terlihat viral dan mendapatkan sinyal sosial (social signal).
Mengapa Abu-abu? Berbagi ke sosmed itu bagus, tapi jika dilakukan secara masif dan diatur oleh akun palsu, itu adalah manipulasi.
5. Menambahkan Kata Kunci Secara Berlebihan (Tapi Masih Nyambung)
Sedikit lebih agresif dalam penggunaan kata kunci dibandingkan White Hat, tapi tidak sampai separah Black Hat yang membuat kalimat jadi rusak
Kesimpulan
Kesimpulannya penerapan SEO Putih memiliki keamanan yang paling tinggi, hasil nya stabil tetapi berkembang secara perlahan, tetapi dengan risiko paling rendah. Penerapan SEO Hitam memiliki keamanan yang paling rendah, hasil yang bisa didapat dengan Waktu yang singkat, tetapi memiliki risiko yang sangat besar untuk terkena penalti atau bahkan dihapus secara total di pencarian. Penerapan SEO Abu memiliki keamanan yang masih cukup beresiko walupun tidak mencapai standar pada penerapan Black Hat SEO, tetapi bisa mendapatkan hasil yang dengan Waktu yang cepat hamper seperti penerapan Black Hat SEO, dengan risiko tidak terlalu jauh dengan penerapan White SEO.
Baca juga : Mengenal Gen Z Lebih Jauh Apa, Siapa, Dan Karakteristiknya
Elemen penting yang harus dipahami saat membuat On Page SEO
On Page SEO adalah metode optimasi yang dilakukan dari dalam domain (alam situs) itu sendiri
Berikut beberapa elemen penting yang harus diingat untuk membuat On Page SEO
1. Title Tag (Judul SEO)
Ini adalah judul yang muncul di hasil pencarian Google (SERP) dan tab browser, bukan judul yang ada di dalam badan artikel.
Fungsi: Menarik orang untuk klik (CTR) dan memberitahu Google topik utama halaman tersebut.
Aturan: Panjang ideal 50–60 karakter. letakkan kata kunci utama di depan.
Contoh: Cara Membuat Nasi Goreng Spesial yang Enak & Cepat
2. Meta Description
Ringkas singkat di bawah judul pada hasil pencarian Google.
Fungsi: Menjelaskan isi artikel secara singkat agar orang tertarik mengklik.
Aturan: Panjang ideal 120–155 karakter. Gunakan kalimat ajakan (Call to Action) seperti “Cek di sini!” atau “Pelajari selengkapnya.”
Contoh: Ingin tahu rahasia nasi goreng ala restoran bintang lima? Inti resep lengkap dan tips rahasianya hanya di artikel ini. Yuk, coba sekarang!
3. Tag Heading (H1, H2, H3, dst.)
Heading membantu Google dan pembaca memahami struktur atau hierarki informasi dalam artikel.
H1 (Heading 1)
Judul utama yang ada di halaman artikel Anda.
Aturan: Hanya boleh ada SATU H1 per halaman. Biasanya sama atau mirip dengan Title Tag.
Contoh: Panduan Lengkap Memasak Nasi Goreng Spesial
H2 (Heading 2)
Sub-bab atau poin-poin utama dari artikel.
Fungsi: Membagi artikel menjadi bagian-bagian besar.
Contoh: Bahan-bahan yang Diperlukan, Langkah-langkah Memasak.
H3 (Judul 3)
Subpoin dari H2. Digunakan jika pembahasan di bawah H2 perlu dirinci lagi.
Contoh: Di bawah H2 Bahan-bahan, H3-nya bisa berupa: Bumbu Halus, Bahan Pelengkap.
Tips Tambahan:
Gunakan Kata Kunci: Masukkan kata kunci utama di H1 dan setidaknya satu H2.
Ramah Pengguna: Jangan hanya mengejar SEO, pastikan heading Anda memudahkan orang yang suka membaca cepat (skimming).
Alt Text Gambar: Jangan lupa berikan deskripsi teks pada gambar yang Anda masukkan di sela-sela heading tersebut
Baca juga : Manfaat Teknologi Dunia Kerja Zaman Sekarang, Perlu Di Kupas!!

