ALIREZA MEHRANI : Salah seorang tokoh Astronomi Islam, dilahirkan pada tanggal 13 November 1965 di Gorgan bagian Utara Iran dan dibesarkan di Tehran Iran. Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas ia mengikuti wajib militer dan ikut perang melawan Irak. Pada tahun 1991 ia menikahi seorang gadis dari Esfahan Iran. Hasil pernikahannya dikaruniai dua putra yaitu Mohammad Javad (1995) dan Mohammad Reza (1997). Kaitannya dengan astronomi Islam, Alireza merupakan presiden “Adib Astronomical Society” Esfahan Iran dan dikenal sebagai salah seorang tokoh yang merintis seni fotografi hilal. Ia merupakan tokoh yang mampu memadukan antara seni dan sains hilal. Karya seninya di bidang hilal sangat mengagumkan dan mendapat perhatian masyarakat dunia. Gambar-gambar hilal hasil pemotretannya didokumentasikan di berbagai website, seperti moonsighting.com, islamicmoon.com, dan islamic crescents’ observation project. Pada bulan Mei 2001 ia diundang ke Amerika Serikat untuk mempresentasikan gambar-gambar hilal hasil bidikannya. Begitu pula pada Muktamar Falak ke II tahun 2010/1431 di Abu Dhabi ia mempresentasikan dan memamerkan karya-karya seni fotografi “hilal”. Para pengunjung sangat antusias saat melihat gambar-gambar hilal yang sangat indah. Kehebatannya di bidang fotografi hilal ini menjadikan Alireza terkenal dan mendapat respons positif dari berbagai media. Hasil wawancara eksklusifnya dimuat dalam majalah 21st Century Science & Technology dengan judul “Bridging Cultures Via Astronomy”.
Bukit Angkasa, 1 J. Awal 1432 /5 April 2011, pukul 09.10 AM
Susiknan Azhari
Sumber Foto : Islamic Crescents’ Observation Project
Amazing article. I desire you up-to-date your blog significantly more often, I just cannot seem to be to acquire adequate of your blog. I preserved your blog in my bookmarks. Would it be feasible to do a guest post sometime?…
Ahighbloodpressurediet.com
Thanks for your attention
I truly find this a interesting subject. Never looked at this subject in this manner. If you are planning to create more articles relating to this subject, I definitely will be back in the near future!
http://www.smallbusinessplansoftware.net/
Thanks for your comment.
Sejalan dengan perkembangan zaman yang kompleks dan menuntut berbagai inovasi dan pemuasan hasrat informasi oleh manusia, khususnya khalayak muslim Indonesia, seharusnya publikasi dalam bentuk seni foto sudah waktunya di kerjakan.
Terkait polemik dan perdebatan tentang metode penentuan awal bulan, dimana hal tersebut dimulai dengan penentuan waktu kemunculan hilal baik dengan wujudul hilal maupun rukyatul hilal, wacana publikasi seharusnya juga dikedepankan.
Jarang bahkan belum pernah terlihat di negara seluas Indonesia ini, terutama sewaktu menjelang kemunculan hilal itu dinanti-nanti oleh ratusan juta umat muslim Indonesia, bahwa publikasi tentang kemunculan hilal -sewaktu sidang isbat- itu diperdebatkan.
Publikasi disini adalah dalam bentuk data foto, baik itu dokumentasi biasa ataupun karya foto yang bernilai seni, tentang kemunculan hilal. Hal ini sangat penting dipublikasikan untuk diketahui seluruh umat, sehingga hasil pengamatan pun tidak hanya “katanya” ataupun “menurut”, tetapi juga data yang mendukung dan layak untuk dianalisis.
terimakasih
Sangat setuju. Astronomi Islam dan Seni perlu dipadukan dan dimasyarakatkan. Tahun yang lalu di Timur Tengah ada lomba Fotografi Hilal. Insya Allah Museum Astronomi Islam akan ikut berpatisipasi dan mengadakan lomba tersebut. Mohon dukungan dan doa. Terimakasih.